home -> Berita -> Proses Penularan dan Gejala Cacar Monyet
19 Agustus 2019 11:30

Proses Penularan dan Gejala Cacar Monyet

Oleh serba_tahu dalam Berita pada May 15, 2019

Proses Penularan dan Gejala Cacar Monyet

Cacar monyet atau monkeypox merupakan salah satu penyakit langka yang disebabkan oleh virus. Ditularkan hewan ke manusia. Seperti yang dilansir dari who.int (14/5) cacar monyet pertama kali menyerang manusia pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo (kemudian dikenal sebagai Zaire).

Kini cacar monyet kembali diperbincangkan, setelah dilaporkan penyakit ini ditemukan di Singapura. Sebelumnya cacar monyet ini dilaporkan hanya terjadi di Afrika, Amerika, dan Inggris. Tentu saja kabar ditemukan cacar monyet di Singapura membuat Indonesia yang berdekatan dengan negara ini pun meningkatkan kewaspadaannya.

Penularan dan penyebaran cacar monyet dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama dari hewan yang terinfeksi dengan manusia. Kedua penularan dari manusia ke manusia. Penularan primer yaitu penularan cacar monyet secara langsung. Kontak langsung dengan darah, cairan tubuh hewan (seperti tikus) yang terinfeksi dapat menyebabkan tertular cacar monyet. Selain itu makan daging hewan terinfeksi yang cara memasaknya tidak benar dapat menyebabkan tertular cacar monyet.

Penularan sekunder, manusia ke manusia dapat terjadi karena adanya kontak dekat dengan sekresi saluran pernapasan penderita. Selain itu, bisa pula disebabkan karena terkontaminasi oleh cairan pasien yang terinfeksi.

Dalam laman World Health Organization masa inkubasi virus cacar monyet adalah 6-16 hari. Masih seperti yang dilansir dari who.int (14/5) gejala akibat cacar monyet terdiri dari dua fase yaitu:

  • Periode invasi terjadi 0-5 hari yang ditandai dengan demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, mialgia (nyeri otot) dan asthenia yang intens (kekurangan energi).
  • Periode erupso kulit dalam rentang waktu 1-3 hari setelah munculnya demam. di mana berbagai tahap ruam muncul sering dimulai pada wajah dan kemudian menyebar di tempat lain di tubuh. Wajah (dalam 95% kasus), dan telapak tangan dan telapak kaki (dalam 75% kasus) paling terpengaruh. Evolusi ruam dari maculopapules (lesi dengan basis datar) ke vesikel (lepuh berisi cairan kecil), pustula, diikuti oleh kerak terjadi dalam waktu sekitar 10 hari. Butuh waktu 3 minggu hingga semua ruam hilang dari kulit.

Yang perlu dipahami, penyakit cacar monyet ini biasanya bisa sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 14 hingga 21 hari. Kasus yang parah terjadi lebih sering pada anak-anak dan terkait dengan tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat keparahan komplikasi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Berita
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Berita
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Berita
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Berita
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Berita
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Berita
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Berita
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Berita
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Berita
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Berita
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Berita
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Berita
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Berita
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Berita
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Berita
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Berita
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Berita
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Berita
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Berita
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Berita
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira