home -> Lainnya -> 8 Penyebab Ikan Cupang Kehilangan Sisik
27 September 2021 10:24

8 Penyebab Ikan Cupang Kehilangan Sisik

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada July 12, 2021

8 Penyebab Ikan Cupang Kehilangan Sisik

Ikan cupang memiliki tubuh yang rapuh, sehingga rentan terhadap cedera dan infeksi. Kedua faktor ini dapat menyebabkan hilangnya sisik yang menyebabkan ikan mengalami lebih banyak masalah kesehatan. Padahal, sisik melindungi ikan dari predator dan lingkungan yang keras, serta membantu pergerakan ikan. Dilansir dari Pet Helpful, berikut beberapa penyebab ikan cupang kehilangan sisiknya dan cara mengatasi permasalahan tersebut.

1. Ikan cupang mengalami cedera

Ini adalah penyebab paling umum hilangnya sisik pada cupang, dan bisa juga karena ikan menggesekkan tubuhnya pada benda tajam atau kasar di dalam akuarium. Sisik ikan cupang hilang bisa juga karena penanganan yang kasar. Untuk mencegah masalah ini, Anda perlu memastikan bahwa semua benda di dalam akuarium tidak cukup tajam atau kasar, yang bisa menyebabkan memar pada ikan cupang. Selain itu, Anda harus sangat berhati-hati saat menangani ikan agar sisiknya tidak lepas.

2. Terbakar pemanas akuarium

Beberapa pemanas atau heater akuarium bisa menjadi sangat panas hingga dapat membakar kulit cupang dan menyebabkan hilangnya sisik. Ini bisa sangat berbahaya karena ada pembentukan luka yang membuat ikan terkena infeksi. Untuk menghindari masalah ini, Anda hanya perlu menggunakan pemanas berkualitas tinggi yang tepat untuk akuarium. Ada pemanas palsu atau berkualitas rendah di luar sana yang terlalu panas, dan harus dihindari dengan cara apa pun.

3. Ada masalah dengan kualitas air

Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan sejumlah besar masalah kesehatan pada ikan cupang. Air dengan tingkat amonia, nitrit, dan nitrat yang tinggi serta pH rendah atau tinggi memiliki kualitas yang buruk dan dapat merusak sisik ikan cupang. Oleh karena itu, disarankan untuk hanya menggunakan air berkualitas tinggi. Anda perlu sesekali menguji air untuk memastikan bahwa parameter di atas berada pada tingkat optimal. Anda juga bisa menggunakan kondisioner untuk mengatasi kesadahan air dan kadar klorin yang tinggi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira