home -> Lifestyle -> 7 Cara Membuat Sate Kambing Tidak Alot dan Tidak B...
09 Desember 2021 08:00

7 Cara Membuat Sate Kambing Tidak Alot dan Tidak Berbau Prengus

Oleh serba_tahu dalam Lifestyle pada August 10, 2021

7 Cara Membuat Sate Kambing Tidak Alot dan Tidak Berbau Prengus

Mengetahui cara membuat sate kambing tidak alot dan tak berbau prengus bisa jadi hal penting yang perlu diketahui. Menjelang Idul Adha seperti ini, membuat orang-orang berburu resep masakan berbahan daging kambing dan sapi untuk disajikan kepada keluarga. 

Sate kambing bisa jadi menu andalan untuk mengolah daging kambing yang didapat dari pembagian Idul Adha. Terkadang daging kambing yang di dapat adalah daging kambing yang berusia dewasa atau tua. Daging tersebut pasti memiliki bau menyengat dan daging alot, berbeda halnya dengan daging kambing usia muda. Untuk mengolah sate kambing agar anti alot dan tak berbau prengus, ada cara yang mudah dan bisa Anda praktikkan di rumah. Anda bisa menggunakan nanas maupun jangan mencucinya.

1. Pilih Daging Kambing yang Tepat

Cara membuat sate kambing yang empuk dan tidak berbau prengus yang pertama adalah pilihlah daging kambing yang tepat. Pemilihan daging kambing untuk sate itu penting sekali. Paha belakang, punggung, dan has dalam adalah bagian terempuk sehingga lebih mudah diolah. Selain itu, umur kambing juga mempengaruhi kualitas daging. Kambing muda lebih sering dipilih karena dagingnya lebih empuk dan tidak prengus, sedangkan kambing dewasa atau cenderung tua terasa lebih alot. Namun tak perlu khawatir kalau harus mengolah kambing dewasa atau tua. Potong daging kambing dan rendam dalam nanas muda yang sudah dihaluskan hingga dagingnya terasa empuk.

2. Potong Daging Jangan Terlalu Tebal

Cara membuat sate kambing yang empuk dan tidak berbau prengus yang selanjutnya adalah jangan potong daging terlalu tebal. Ketika memotong daging kambing untuk sate, potongan jangan terlalu tebal. Akan lebih baik jika tipis agar cepat matang dan empuk. Karena daging kambing sendiri sudah banyak urat, umumnya rentan keras saat matang. Jika potongannya tebal, keras atau alotnya semakin terasa.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira