home -> Lifestyle -> Mengapa Orang Indonesia Suka Film Horor?
02 Desember 2022 13:47

Mengapa Orang Indonesia Suka Film Horor?

Oleh serba_tahu dalam Lifestyle pada November 01, 2022

Mengapa Orang Indonesia Suka Film Horor?

Film horror selalu mendapat tempat khusus bagi penonton bioskop di Indonesia. Film KKN di Desa Penari hingga kini mencatatkan rekor sebagai film Indonesia dan film horror terlaris sepanjang masa dengan 9,2 juta penonton. Apa sebenarnya yang membuat film horor diminati?

Hikmat Darmawan, pengamat film sekaligus Anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta menilai, film horror meningkat pamornya karena ada semacam semangat untuk membuat film horror lebih baik. Seperti Film Pengabdi Setan 2: Communion, biaya produksinya tiga kali lipat dari film pertamanya.

"Film horror itu sesuatu yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Bukan hanya Indonesia, kalau kita perhatikan film horror di dunia juga sedang naik," ujarnya dalam perbincangan dengan merdeka.com, 25 Agustus lalu.

Berdasarkan genre, Hikmat menyebut, film horror berada di tiga teratas yang disukai penonton bioskop. Menurutnya, publik sekarang punya apresiasi yang sangat besar terhadap film Indonesia apapun genrenya.

"Jadi saya kira tidak mengejutkan kalau genre film horror sekarang persentase minat penonton sangat tinggi. Saya kira ada di top 3 kalau sekarang," imbuhnya.

Perbedaan film horror Indonesia dengan luar negeri, kata Hikmat, terletak pada materi mitosnya. Apa yang menakutkan, apa yang mencemaskan di dalam masyarakat akan tercermin dalam film horror yang dibuat.

Film horror buatan Hollywood misalnya, banyak terpengaruh oleh konsep horror Eropa, condong pada horror dan yang bisa ditemukan dalam sejarah mitologi maupun biblikal, walaupun belakangan ada namanya urban legend. Menariknya, film horror yang diangkat berdasarkan urban legend tumbuh pesat di Asia, Jepang, Thailand dan juga Indonesia.

"Di Indonesia tentu saja ada material seperti kuntilanak, jin, pocong. Hantu-hantu itu, terutama pocong tidak ditemukan tempat lain, itu hanya masyarakat Islam dan masyarakat Islam Asia Tenggara yang menjadikannya sebagai horror. Itu yang relatif membedakan," ujarnya.

 

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lifestyle
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira